Jayapura – Cuaca ekstrem kembali menelan korban jiwa. Seorang pria dilaporkan tewas usai tersambar petir ketika sedang memancing di kawasan Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi mata, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat sore ketika hujan deras disertai petir mengguyur wilayah Danau Sentani. Korban yang diketahui bernama Yohanis (34), tetap melanjutkan aktivitas memancing meskipun cuaca mulai memburuk.
Tiba-tiba, kilatan petir menyambar area perairan dan mengenai korban secara langsung. Warga sekitar yang melihat kejadian itu segera berusaha menolong, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Evakuasi dan Tindakan Warga
Jenazah korban segera dievakuasi ke daratan dan dibawa ke Puskesmas terdekat di Sentani untuk pemeriksaan lebih lanjut. Aparat kepolisian bersama petugas kesehatan kemudian memastikan bahwa penyebab kematian adalah sambaran petir yang mengenai tubuh korban.
Keluarga korban tampak terpukul atas kejadian ini. Warga sekitar pun turut memberikan dukungan moral, sekaligus mengingatkan satu sama lain untuk lebih berhati-hati apabila beraktivitas di luar ruangan saat cuaca ekstrem.
Peringatan dari BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jayapura menyebutkan bahwa dalam beberapa hari terakhir potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir memang cukup tinggi di kawasan Papua, termasuk sekitar Danau Sentani. BMKG mengimbau masyarakat untuk menunda aktivitas di luar ruangan ketika cuaca mulai menunjukkan tanda-tanda memburuk.
“Kami meminta masyarakat waspada, terutama nelayan dan pemancing yang beraktivitas di perairan. Jika terlihat awan gelap pekat dan terdengar suara guntur, sebaiknya segera mencari tempat berlindung yang aman,” kata salah satu pejabat BMKG setempat.
Baca Juga :
Kesadaran Akan Cuaca Ekstrem
Kasus sambaran petir yang menewaskan Yohanis menambah daftar panjang korban akibat cuaca ekstrem di Papua. Para tokoh masyarakat berharap agar kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan informasi peringatan dini dari BMKG.
Pemerintah daerah bersama aparat keamanan juga berencana meningkatkan sosialisasi mengenai keselamatan saat cuaca buruk, agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.



